Abbas yang juga Komisioner Komisi Yudisial (KY) ini mengungkapkan, keikutsertaan anaknya pada Pemilu 2014 hanya sebatas iseng saja. "Farhat itu cuma sekadar ramai-ramaikan saja," kata Abbas usai diskusi 'Mendorong Keterbukaan Pengambilan Putusan di Mahkamah Agung' di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (24/1/2013).
Ada sejumlah alasan Abbas mengatakan itu. "Pertama secara administratif saja Farhat belum mencukupi syarat," ucap Abbas.
Hal kedua, lanjut Abbas, tentu sampai saat ini Farhat Abbas belum memiliki partai politik sebagai kendaraan menuju Pemilu 2014. "Dia dulu ikut Anas, setelah kisruh Demokrat, tapi saya enggak tahu," ucap mantan Hakim Agung ini.
Sebelumnya, Farhat Abbas memang telah menyatakan diri sebagai Capres 2014 dengan visi memajukan seni budaya bangsa. Meski belum diketahui dari partai apa pengacara muda itu akan nyapres.
"Saya siap maju sebagai capres muda. Saya ingin memajukan seni budaya bangsa Indonesia," ungkap Farhat pada Rabu 26 Desember 2012 lalu.
Bahkan, Farhat juga sudah memasang beberapa baliho fotonya dengan tulisan 'Wajib Sumpah Pocong untuk Tak Korupsi dan Tak KKN'. Farhat menilai hal itu sebagai komitmen pejabat agar tak korupsi.
"Saya jadi capres siap sumpah pocong. Calon pejabat juga harus berani sumpah pocong," imbuh Farhat.


No Responses to "Farhat Abbas Nyapres Sekadar Ramaikan Pemilu 2014"